Kemampuan untuk menciptakan sendiri kebutuhan-kebutuhan kehidupan membuat manusia lepas dari gaya hidup nomaden. Saat ini, untuk mensupport pertumbuhan populasi manusia, segala sesuatu di produksi di pertanian dan peternakan yang sangat intensif dalam hal produksi.
Namun, tidak dengan beberapa pertanian serta peternakan berikut ini yang bisa membuat kamu bingung akan keanehannya.
1. Peternakan Ular
Queen Saovabha Memorial Institute yang ada di Bangkok, Thailand merupakan salah satu objek wisata populer dan juga penting.
Hewan yang mereka ternak disini kurang suka disentuh dan dipegang seperti sapi tapi mereka masih merupakan hewan yang bisa diperah.
Mereka beternak ular berbisa dan mengekstrak racunnya untuk menghasilkan obat untuk gigitan ular dan juga untuk melakukan penelitian. Anti-bisa yang dibuat di sini sangat penting untuk menyembuhkan orang yang digigit ular.
Menggunakan ribuan ular berbisa, para peneliti di peternakan ular ini memaksa reptil mereka untuk menggigit kendi. Saat racun menetes dari taring mereka, racun dikumpulkan dan digunakan untuk membuat anti-bisa.
Jika kamu ingin melihat cara kerjanya dapat membayar sedikit biaya untuk menyaksikan ular mematikan yang ada disana diperah.
Waktu saya menelusuri tentang ini, ternyata peternakan ular lain ada di seluruh dunia dan ternyata ular adalah hewan peliharaan yang baik dan tak terduga. Selama mereka diberi makan dan tetap hangat mereka akan baik-baik saja :)
Referensi: https://uk.hotels.com/go/thailand/snake-farm
2. Peternakan Kambing dengan Gen Laba-Laba
Peternakan kambing mungkin bukan peternakan yang menarik, yaa itu hanya kambing, di mana-mana ada.
Tapi di Amerika ada beberapa kambing unik yang diternakan. Kambing dengan gen laba-laba yang merupakan bagian dari revolusi biologi sintetis.
Para ilmuwan di Utah State University (Amerika Serikat) tertarik dengan jaring laba-laba yang dapat mampu menjaga laba-laba agar tidak jatuh. Jaring ini lebih kuat dari Kevlar dan bisa digunakan dalam operasi.
Masalahnya laba-laba merupakan hewan yang susah untuk diternakan. Jika kamu menempatkan sapi bersebelahan, mereka akan akur-akur saja, tapi jika beberapa laba-laba ditempatkan dalam daerah yang sempit mereka cenderung menjadi kanibal.
Kamu tidak ingin hewan ternakmu saling makan satu sama lain bukan?
Jadi para peneliti Amerika tersebut memasukkan gen yang membuat jaring laba-laba pada kambing. Yang harus mereka lakukan sekarang untuk mengumpulkan protein jaring yang mereka minati adalah memerah susu kambing.
Setelah dimurnikan dan diubah menjadi serat, yang dikenal sebagai BioSteel, protein jaring tersebut sepuluh kali lebih kuat dari baja dengan ketebalan yang sama dan dapat diregangkan hingga 20 kali panjangnya tanpa putus.
3. Peternakan Moose (Rusa Besar Amerika)
| Foto oleh Zachery Perry via Unsplash |
Moose merupakan rusa besar Amerika. Susu rusa ini adalah bahan yang sangat luar biasa. Susu mereka memiliki lebih banyak asam amino esensial daripada susu sapi. Susu yang mereka hasilkan juga memiliki jumlah lemak dua kali lipat dan sedikit beraroma pinus.
Masalahnya adalah namanya saja rusa besar, jadi tubuhnya besar, dan sangat liar. Namun, di Sanatorium Ivan Susanin yang berada di Rusia, susu dari rusa besar ini digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.
Rusa yang menghasilkan susu tidak dipelihara di peternakan tetapi tersebar di sekitar hutan setempat sampai mereka kembali ke peternakan untuk melahirkan. Saat itulah para peternak melakukan pekerjaan yang berbahay yaitu memerah rusa.
Untuk memastikan bahwa rusa besar mereka tidak berkeliaran sampai hilang, mereka memiliki pelacak radio. Peternakan tidak benar-benar menghasilkan banyak uang dari susunya, meskipun terkenal memiliki manfaat kesehatan. Karena terbatasnya jumlah susu yang diproduksi hanya sekali per tahun, peternakan menghasilkan sebagian besar uangnya dari para wisatawan yang datang untuk melihat rusa.
4. Pertanian dan Peternakan Paus
Puri Gandolfo dibeli pada abad ke-16 sebagai kediaman pada musim panas untuk Paus. Selain rumah liburan bagi kepala gereja Katolik, Puri Gandolfo juga memiliki 62 hektar tanah pertanian dan peternakan yang menghasilkan makanan khusus untuk digunakan oleh Paus.
Semua berubah ketika Paus Fransiskus mengambil alih. Dia tidak lagi bermalam di sana dan telah membukanya untuk umum. Wisatawan bahkan bisa sampai di sana dengan kereta api dari Kota Vatikan dengan kereta yang dulunya khusus hanya digunakan oleh Paus.
Hasil pertanian Paus sekarang dapat dibeli oleh siapa saja yang menginginkan produk pertanian yang suci.
5. Pertanian Mayat
| Foto Oleh Knoxnews |
Ketika kamu menanam sesuatu, kamu pasti menginginkan ada yang tumbuh dari apa yang anda tanam tersebut. Namun, di Body Farm, apa yang ditanam tidak akan pernah tumbuh.
Body Farm ada untuk memungkinkan peneliti mengikuti dan mempelajari proses pembusukan tubuh. Di Body Farm, tubuh manusia dibiarkan di luar dalam berbagai kondisi. Peneliti kemudian memantau keadaan jenazah dengan membuat garis waktu pembusukan, ini membantu polisi untuk mengetahui berapa lama tubuh berada di luar.
Salah satu metode yang mereka gunakan adalah dengan melihat serangga dan hewan lain mana yang mulai memakan tubuh dan pada saat kapan. Contohnya tupai, tupai akan menggerogoti mayat yang sudah berusia sekitar 1 tahun tergeletak, jadi adanya tupai pada penemuan mayat akan memberitahukan bahwa mayat ini sudah berusia 1 tahun.
Sebagian besar tubuh yang ada di Body Farm ini berasal dari mereka yang telah menyumbangkan mayatnya untuk ilmu pengetahuan.
Beberapa orang secara sukarela menyerahkan tubuh mereka ke Body Farm untuk membantu penelitian.
6. Peternakan Lintah
Lintah telah digunakan dalam pengobatan selama ratusan tahun.
Untuk memenuhi kebutuhan lintah, mereka harus dikumpulkan dari saluran air tempat mereka hidup secara alami.
Mengumpulkan lintah dulunya adalah salah satu pekerjaan yang buruk dan menakutkan. Karena cara terbaik untuk menangkap lintah adalah dengan masuk ke kolam atau sungai dan membiarkan mereka menggigit kamu, kemudian keluar dan mengumpulnya.
pemilik lintah juga harus rela darahnya dihisap oleh lintah.
Saat ini lintah masih sering digunakan. Gigitan lintah dapat menghasilkan antikoagulan yang kuat untuk menjaga aliran darah.
Untungnya saat ini telah ditemukan cara untuk membudidayakannya. Untuk membudidayakan lintah, peternak lintah sekarang menggunakan wadah sosis yang berisi darah domba. Lintah menggigit ini, bukan peternak, setiap enam bulan sekali. Setelah tumbuh menjadi dewasa, mereka dikemas dan dikirim ke rumah sakit.
7. Peternakan Babi di Bawah Toilet
Babi bukanlah pemakan yang pilih-pilih. Pada abad-abad yang lalu, adalah hal biasa untuk melihat babi berkeliaran di kota dan desa mengemil apa pun yang telah dibuang manusia.
Di tempat lain, babi dipelihara dibawah toilet untuk memakan kotoran manusia.
Di Cina kuno, kandang babi dibangun dengan jamban di atasnya. Ketika orang pergi ke toilet, mereka melakukan dua pekerjaan. Di pedesaan Cina, simbol yang sama digunakan untuk toilet dan kandang babi karena metode memberi makan babi ini sangat umum.
Setelah kotoran manusia melewati babi, kotoran babi jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menyebarkan penyakit. Ini adalah cara yang mudah dan efektif untuk menangani penyakit akibat kotoran.
Sayangnya memberi makan kotoran babi adalah ide yang buruk, terutama jika Anda kemudian memakan babi tersebut. Parasit yang hidup pada babi dan manusia dapat menyebar dengan cepat ketika mereka saling memberi makan. Di sebagian besar tempat penggunaan toilet babi untuk bertani telah dilarang tetapi beberapa masyarakat masih menggunakannya dan memakan daging yang dihasilkan.
8. Bertani di Luar Angkasa
Jika kamu ingin menjadi penjelajah ruang angkasa maka kamu harus menemukan cara untuk menanam makanan sendiri tanpa bergantung pada Bumi.
Sebenarnya sudah lama tanaman telah ditanam di stasiun luar angkasa dan beberapa satelit namum selalu dikirim pulang, bukan untuk dimakan, tetapi untuk dipelajari oleh para ilmuwan.
Baru pada tahun 2015 para astronot pertama kali memakan makanan yang diproduksi di luar angkasa.
Menggunakan sistem yang dikenal sebagai Veggie, para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional menumbuhkan tanaman Selada Romaine Merah pertama mereka. Dengan menggunakan LED sebagai sumber cahaya untuk tanaman. Sistem Veggie juga dapat disetel ke panjang gelombang tertentu yang paling baik digunakan oleh tanaman berbeda untuk efisiensi maksimum.
Sejak itu kubis, sawi, kangkung, dan pak choi semuanya ditanam di ISS. Di Bumi, sistem Veggie telah diuji pada lebih dari seratus tanaman berbeda sehingga menu restoran pertama di luar angkasa nantinya mungkin akan sangat bervariasi.
9. Peternakan Burung Walet Untuk Produksi Sarang Burung
Sup merupakan makanan bergizi dan bisa dibuat dengan bahan hampir apa saja. Namun, walaupun sup bisa dibuat dengan mudah, ada beberapa orang yang masih ingin bahan yang susah dan langka di dalam sup mereka.
Sup sarang burung adalah makanan lezat yang hampir seluruhnya terbuat dari ludah yang digunakan burung walet untuk membuat sarangnya. Saat sarang burung ini dilarutkan dalam sup, tekstur sarang membuat sup menjadi lengket kenyal begitu dan hal ini yang paling dicari.
Masalahnya, burung walet membuat sarang di tempat yang sulit dijangkau. Sulit dan berbahaya untuk didapatkan menjadikan sarang burung walet sebagai salah satu produk pangan hewani termahal di dunia.
Pengumpulan sarang burung walet telah menyebabkan penurunan populasi burung. Salah satu cara untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan membangun peternakan burung walet. Di Indonesia ini sering berupa bangunan beton besar yang menyerupai rumah dengan banyak ruang di dalamnya untuk sarang yang akan dibangun.
Daripada menghancurkan sarang sebelum anak burung walet menetas, para petani menunggu sampai musim kawin berakhir yang membantu untuk menjaga populasi burung walet.
Namun, meskipun pertanian sarang burung walet ini sudah banyak dilakukan, harga komoditi ini masih mahal.
10. Pertanian Tumbuhan Karnifor
![]() |
| Foto oleh Californiacarnivores |
Tolong beri makan "hewan" di California Carnivores, sebuah peternakan tanaman di Forestville, California, yang menumbuhkan lebih dari 500 varietas tanaman karnivora, atau pemakan hewan.
Para tamu yang datang diminta untuk BYOB atau bring your own bugs (bawa serangga sendiri) dan memberi makan bunga dan tanaman merambat yang lapar.
Disana, jika kamu menemukan bunga pemakan hewan yang ingin kamu bawa pulang, bunga-bunga tersebut bisa dibeli secara online maupun offline.
Pemilik kebun ini Peter D’Amato tidak khawatir untuk memberi makan tumbuhannya yang lapar, karena mereka bisa mendapatkan makanan mereka sendiri.
Referensi: https://www.californiacarnivores.com/
Itulah tadi beberapa pertanian dan peternakan aneh di dunia, ada yang tertarik mau buat pertanian lebih aneh lagi?
Terima kasih
